Yuk, Mengenal Kata Kerja Aktif dan Pasif

Yuk, Mengenal Kata Kerja Aktif dan Pasif

Assalamualaikum.

Hai-

Hari ini saya mau mengajak kalian mengenal kata kerja lebih dalam lagi. Ternyata dalam Bahasa Indonesia kata kerja terbagi menjadi dua, loh! Ada kata kerja aktif dan kata kerja pasif. Hmm.. apa perbedaannya? Yuk, kita simak penjelasan berikut ini.

Sebelum kita membahas perbedaan kata kerja aktif dan pasif. Sebaiknya kita samakan dulu persepsi atau pemahaman kita mengenai kata kerja. Kata kerja adalah kata yang menjelaskan suatu tindakan, perbuatan, atau aktivitas yang dilakukan seseorang. Contoh kata kerja antara lain: berlari, tidur, memasak, dimasak, dan lain-lain. Jadi, semua aktivitas yang dilakukan oleh orang (subjek) dalam kalimat adalah kata kerja. Kata kerja terbagi menjadi dua, yaitu kata kerja aktif dan kata kerja pasif.

Yuk, Mengenal Kata Kerja Aktif dan Pasif

1.    Kata Kerja Aktif

Kata kerja aktif merupakan kata kerja yang subjeknya berperan sebagai pelaku atau orang yang melakukan tindakan atau aktivitas. Ciri-ciri kata kerja aktif adalah sebagai berikut.

a.       Predikat atau kata kerja diawali dengan imbuhan me- dan ber-.

b.      Subjek adalah pelaku yang melakukan tindakan atau aktivitas.

Contoh kata kerja aktif, yaitu: menulis, bernyanyi, menari, berpuasa, berteriak, menangis, dan lain-lain.

Berikut ini merupakan contoh penggunaan kata kerja aktif dalam kalimat.

a.       Hari ini kami menari di lapangan Dwi Warna.

b.      Ibu membeli daging di supermarket.

c.       Adik bermain bersama temannya di teras.

d.      Putri berpura-pura sakit.

2.    Kata Kerja Pasif

Kata kerja pasif merupakan kebalikan dari kata kerja aktif, yaitu kata kerja yang subjeknya merupakan korban atau orang yang menjadi sasaran dari sebuah tindakan atau aktivitas. Ciri-ciri kata kerja pasif adalah sebagai berikut.

a.       Predikat atau kata kerja diawali dengan imbuhan di- dan ter-.

b.      Subjek adalah korban yang dikenai tindakan atau aktivitas.

Contoh kata kerja pasif, yaitu: tertelan, dimakan, dirobek, tertabrak, tertusuk, dilihat, dan lain-lain.

Berikut ini merupakan contoh penggunaan kata kerja pasif dalam kalimat.

a.       Kue itu dipotong oleh ibu.

b.      Pedagang itu tertusuk duri.

c.       Baju itu dibeli oleh Sinta di pasar.

d.      Guci itu tersenggol Andi.

Semoga membantu 😊

Baca Juga
Posting Komentar